Wednesday, 21 December 2016
Celakalah orang yang hidup di dunia sedangkan imamnya dia adalah hawa nafsunya
Celakalah orang yang hidup di dunia sedangkan imamnya dia adalah hawa nafsunya.
Celakalah orang yang hidup di dunia sedangkan imamnya dia adalah orang yang suka bermaksiat.
Semua perlu kita perbaiki, semua perlu kita ubah menuju kebaikan.
Sesungguhnya cahaya apabila masuk ke dalam hati seseorang maka hati tersebut akan diberi kelapangan oleh Allah Subhanahuwata'ala
Hati siapakah yang bercahaya itu ?
Yaitu hati yang menjauhkan diri dari segala macam hal keduniaan. Maka hati tersebut akan dijauhkan dari fitnah-fitnah dunia.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
”Setiap dari kalian adalah pemimpin, dan tiap-tiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya.” ( HR. Bukhari )
وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا ، وَإِنْ أَتَانِى يَمْشِى أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً .
Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.” (HR. Bukhari dan Muslim).
-- Petikan Tausiyah Al 'Allamah Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, Haul Syaikh Abu Bakar bin Salim, Cidodol, Jakarta Selatan, Indonesia, 30/10/2016
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment